JagoCuan
Pekerjaan Dengan Gaji Tertinggi di Indonesia 2025

Menguak Potensi Gaji Fantastis di Indonesia
Rifinet.com – Pasar kerja Indonesia pada tahun 2025 diproyeksikan akan terus beradaptasi dengan laju kemajuan teknologi digital yang sangat pesat. Dorongan utama datang dari Revolusi Industri 4.0, yang menekankan otomatisasi dan integrasi teknologi, serta Revolusi Industri 5.0, yang fokus pada kolaborasi antara manusia dan mesin untuk mencapai hasil yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi.1 Perkembangan ini secara fundamental mengubah lanskap pekerjaan, menciptakan pergeseran signifikan dalam permintaan keterampilan dan jenis profesi yang dibutuhkan oleh berbagai sektor industri.1
Meskipun terjadi pertumbuhan angkatan kerja yang substansial, dengan jumlah mencapai 147,71 juta orang pada Agustus 2023—naik 3,99 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya—tantangan struktural seperti kesenjangan keterampilan dan dampak otomatisasi tetap menjadi isu krusial yang harus diatasi.1Perusahaan dan individu dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan agar tetap relevan di tengah perubahan dinamis ini.
Memahami profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia bukan sekadar mengetahui angka nominal yang menggiurkan. Lebih dari itu, ini merupakan cara strategis untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang paling dinamis, memiliki daya tarik tinggi bagi talenta terbaik, dan secara langsung mencerminkan arah pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Sektor-sektor ini seringkali menjadi penanda inovasi dan investasi masa depan.
Data yang tersedia secara konsisten menunjukkan adanya perbedaan kompensasi yang sangat lebar antara posisi level eksekutif dan rata-rata upah pekerja, serta perbedaan yang mencolok jika dibandingkan dengan upah minimum nasional.4 Gaji untuk posisi C-Suite (Chief Executive Officer, Chief Financial Officer, dan lainnya) dapat mencapai ratusan juta rupiah per bulan.4
Namun, di sisi lain, rata-rata upah pekerja di sektor yang dianggap bergaji tinggi seperti pertambangan hanya berkisar sekitar Rp 5 juta per bulan.5 Bahkan, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2025 mengungkapkan bahwa rata-rata gaji karyawan secara nasional adalah Rp 3,09 juta per bulan, yang berada di bawah nilai rata-rata Upah Minimum Provinsi (UMP) nasional tahun 2025 sebesar Rp 3,31 juta. Ironisnya, sekitar 53% karyawan di Indonesia menerima gaji di bawah UMP.12
Perbedaan kompensasi yang mencolok ini bukan hanya sekadar cerminan dari perbedaan jabatan, melainkan secara fundamental menyoroti nilai strategis, tingkat tanggung jawab yang diemban, dan kelangkaan keterampilan yang dimiliki oleh individu di level eksekutif. Posisi C-level dan direktur bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis, pengelolaan risiko besar, dan inovasi yang secara langsung berdampak pada profitabilitas, pertumbuhan, dan keberlanjutan perusahaan.
Kontribusi mereka memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. Sebaliknya, pekerjaan di level operasional atau staf, meskipun esensial, cenderung lebih banyak dan membutuhkan keterampilan yang lebih umum, sehingga penawaran gajinya lebih rendah. Ini mengindikasikan bahwa ekonomi Indonesia masih sangat bergantung pada dan memberikan kompensasi tinggi untuk talenta di puncak piramida guna mendorong pertumbuhan dan daya saing.
Kesenjangan yang lebar ini dapat menjadi pendorong kuat bagi angkatan kerja untuk berinvestasi dalam peningkatan kualifikasi dan keterampilan (upskilling/reskilling) agar dapat naik ke posisi dengan nilai tambah dan kompensasi yang lebih tinggi. Namun, di sisi lain, ini juga memunculkan pertanyaan penting mengenai distribusi pendapatan yang adil dan stabilitas ekonomi bagi mayoritas pekerja di Indonesia.
Hal ini secara jelas menunjukkan bahwa frasa “pekerjaan bergaji tertinggi” seringkali merujuk pada posisi manajerial senior atau spesialisasi tingkat tinggi yang sangat spesifik, bukan pada rata-rata upah yang diterima oleh sebagian besar tenaga kerja di sektor tersebut secara umum.
Top Profesi dengan Gaji Selangit di Indonesia
Daftar profesi dengan gaji tertinggi di Indonesia didominasi oleh peran-peran strategis dan manajerial tingkat atas, serta spesialisasi yang sangat dibutuhkan di era digital. Gaji yang sangat tinggi di Indonesia berkorelasi langsung dan kuat dengan tingkat tanggung jawab yang diemban, kemampuan pengambilan keputusan strategis, dan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.
Posisi-posisi ini memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap kinerja finansial, inovasi, dan keberlanjutan perusahaan. Kegagalan atau kesalahan di level ini bisa berakibat fatal bagi seluruh organisasi. Oleh karena itu, kompensasi yang sangat tinggi adalah imbalan yang proporsional atas risiko besar yang mereka kelola dan nilai luar biasa yang mereka bawa ke perusahaan.
Hal ini juga secara jelas menunjukkan bahwa untuk mencapai level gaji tertinggi, seseorang harus mampu naik ke posisi kepemimpinan strategis atau menjadi spesialis yang sangat langka dan krusial dalam bidangnya.
Berikut adalah rincian beberapa profesi dengan gaji fantastis di Indonesia:
1. Profesi C-Suite (CEO, CFO, CTO, COO, CIO)
Posisi C-Suite merupakan puncak hierarki dalam struktur perusahaan. Mereka bertanggung jawab penuh atas perumusan visi strategis perusahaan, manajemen keuangan yang efektif, keunggulan operasional, serta mendorong inovasi. Peran mereka sangat krusial dalam memimpin arah bisnis dan memastikan keberlanjutan serta pertumbuhan jangka panjang organisasi.4
- CEO/Managing Director: Gaji bulanan dapat berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 250 juta. Di perusahaan raksasa atau multinasional, total penghasilan, termasuk bonus dan tunjangan, bahkan bisa tembus Rp 3 miliar atau lebih per bulan.4
- CTO dan CPO (di industri digital dan teknologi): Rata-rata Rp 200 juta per bulan.6
- CIO (di bidang properti & konstruksi): Rata-rata Rp 180 juta per bulan.6
- COO: Rata-rata Rp 155 juta – Rp 180 juta per bulan.6
- CFO: Rata-rata Rp 130 juta – Rp 180 juta per bulan.6 Profesi C-Suite sangat dibutuhkan di berbagai industri, termasuk Properti & Konstruksi, Konsumen & Ritel, Bisnis & Layanan Keuangan, Industri & Manufaktur, serta sektor Digital & Teknologi yang sedang berkembang pesat.4 Gaji fantastis ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengalaman dan keterampilan kepemimpinan yang sangat tinggi, serta kemampuan untuk membuat keputusan strategis yang berdampak besar pada perusahaan. Umumnya, gaji sebesar ini dapat diperoleh jika bekerja di perusahaan yang minimal sudah mencapai level unicorn atau perusahaan multinasional.6
2. Direktur Risiko (Risk Director)
Direktur Risiko bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola berbagai risiko yang dapat memengaruhi organisasi. Mereka berperan penting dalam melindungi aset dan reputasi perusahaan, serta memastikan kepatuhan terhadap semua hukum dan regulasi yang relevan. Keahlian ini sangat dibutuhkan, khususnya di industri jasa keuangan yang kompleks.4
- Gaji: Rata-rata Rp 180 juta per bulan.4
3. Direktur Pertambangan (Mining Director)
Direktur Pertambangan memiliki posisi yang sangat krusial, bertanggung jawab atas operasi pertambangan yang aman dan efisien. Peran ini melibatkan pengelolaan risiko besar dan menghadapi tantangan terkait lokasi kerja yang seringkali jauh dan sulit dijangkau.6
- Gaji: Rata-rata Rp 230 juta per bulan.6
4. Vice President (VP) Government Relations dan VP Data Science
- VP Government Relations: Profesi ini bertindak sebagai penghubung strategis yang membangun dan menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan otoritas publik. Mereka bekerja untuk memastikan bahwa kebijakan dan peraturan yang diterapkan mendukung kepentingan perusahaan. Gaji untuk posisi ini bervariasi tergantung pada industri dan tanggung jawabnya, dengan kompensasi yang lebih tinggi umumnya ditemukan di sektor jasa keuangan.4
- Gaji: Rp 85 juta – Rp 170 juta per bulan.4
- VP Data Science: Jabatan ini sangat dibutuhkan seiring dengan banyaknya bisnis yang ingin membangun tim data science dan analitik. Mereka memimpin upaya strategis dalam memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan bisnis.4
- Gaji: Rp 150 juta per bulan.4
5. Direktur Penjualan, Direktur Proyek, dan Direktur Teknis
- Country Sales Manager/Direktur Penjualan: Memimpin tim penjualan perusahaan, bertanggung jawab untuk mendorong pendapatan, mencapai target penjualan, dan mengidentifikasi peluang bisnis baru. Kemampuan membawa kesuksesan besar bagi perusahaan akan mendapatkan kompensasi luar biasa.4
- Gaji: Rp 100 juta – Rp 175 juta per bulan.4
- Project Director: Bertugas mengelola proyek-proyek besar, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian. Mereka bertanggung jawab atas pengawasan anggaran, alokasi sumber daya, dan memastikan proyek berjalan sesuai dengan jadwal dan standar.4
- Gaji: Rp 130 juta – Rp 150 juta per bulan.4
- Direktur Teknis (Technical Director): Bertanggung jawab untuk melakukan pembelian sistem teknologi, mengawasi pemasangannya, dan melatih staf untuk menggunakan teknologi baru selama produksi.4
- Gaji: Rata-rata Rp 130 juta per bulan.4
6. Direktur Pemasaran dan Head of Legal
- Direktur Pemasaran (Marketing Director): Menyiapkan rencana pemasaran tahunan, membuat kalender kampanye dan acara, menetapkan anggaran pemasaran, hingga menganalisis pasar dan pesaing. Posisi ini membutuhkan pengalaman minimal 10 tahun.4
- Gaji: Rp 90 juta – Rp 130 juta per bulan.4
- Head of Legal: Berperan sebagai penasihat bisnis dari CEO sebuah perusahaan, tidak hanya perlu mengetahui seluk beluk hukum untuk perusahaan tetapi juga mengelola izin dan berbagai kebijakan korporat.4
- Gaji: Rp 57 juta – Rp 110 juta per bulan.4
7. Profesi Medis Elit: Dokter Spesialis dan Dokter Bedah
- Dokter Spesialis (Specialist Doctor): Memiliki tanggung jawab besar dan memerlukan perjalanan pendidikan yang panjang (sarjana, coass, pascasarjana). Gaji sangat bervariasi tergantung spesialisasi, dengan bedah, kardiologi, dan onkologi biasanya menerima kompensasi paling besar.8
- Gaji: Standar Rp 23 juta – Rp 25 juta per bulan, namun dengan insentif bisa mencapai Rp 80 juta per bulan.8 Dokter Onkologi bahkan bisa mencapai Rp 120 juta – Rp 180 juta per bulan.10
- Dokter Bedah (Surgeon): Gaji seorang dokter bedah akan semakin tinggi dilihat dari pengalaman dan status kepegawaiannya di suatu rumah sakit.8
- Gaji: Rp 20 juta – Rp 45 juta per bulan.8
8. Pilot dan Ahli Teknologi Informasi (IT Specialist, Cyber Security Engineer)
- Pilot: Memiliki tanggung jawab besar untuk menerbangkan ratusan penumpang dengan selamat. Proses seleksi terbilang panjang dan sulit. Gaji tergantung maskapai dan jam terbang.8
- Gaji: Rp 20 juta – Rp 40 juta untuk setiap penerbangan komersil 8, atau Rp 50 juta – Rp 100 juta per bulan.10
- IT Specialist/Cyber Security Engineer: Permintaan tinggi karena transformasi digital dan meningkatnya ancaman siber. Gaji mereka sangat bergantung pada keahlian, kompleksitas proyek, dan skala perusahaan.8
- Gaji IT Specialist: Rp 16 juta – Rp 20 juta per bulan.8
- Gaji Ahli Keamanan Siber: Rp 50 juta – Rp 150 juta per bulan, dengan potensi tambahan Rp 10 juta – Rp 20 juta per proyek eksternal.9
- Ahli IT & Cyber Security (umum): Rp 40 juta – Rp 80 juta per bulan.10
9. Manajer Keuangan, Data Scientist, dan Pengacara Korporasi
- Manajer Keuangan (Financial Manager): Bertanggung jawab mengelola keuangan perusahaan, mengurangi risiko, dan merancang strategi investasi. Nominal gaji bisa semakin besar tergantung pada golongan manajer dan kapasitas perusahaan.9
- Gaji: Hingga Rp 70 juta per bulan.9
- Data Scientist: Semakin diminati karena keterampilan mereka dalam mengolah data besar untuk mendukung keputusan bisnis. Nominal gaji yang didapatkan bergantung pada level hingga ukuran perusahaan.9
- Gaji: Rp 30 juta – Rp 70 juta per bulan.9
- Pengacara Korporasi (Corporate Lawyer): Gaji sangat bergantung pada kompleksitas kasus yang ditangani. Kemenangan kasus dapat menghasilkan bonus dan kompensasi tambahan puluhan juta rupiah.9
- Gaji: Rp 50 juta – Rp 100 juta per bulan.9
10. Head of Engineering dan Head Manager Konstruksi
- Head of Engineering: Menerima gaji tinggi berkat perannya dalam memimpin proyek pengembangan perangkat lunak atau teknologi, memastikan proyek diselesaikan dengan standar tertinggi.6
- Gaji: Rp 120 juta per bulan 6, atau Rp 50 juta – Rp 150 juta per bulan.9
- Head Manager Konstruksi (Head Construction Manager): Memiliki tingkat gaji yang sangat tinggi, terutama bagi yang sudah mempunyai pengalaman puluhan tahun. Jumlah pendapatan ini bisa semakin besar apabila berhasil mengelola proyek besar.9
- Gaji: Rata-rata Rp 250 juta – Rp 350 juta per bulan.9
Fenomena dominasi peran strategis dan manajerial tingkat atas ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan soft skills yang kuat, seperti kepemimpinan visioner, kemampuan problem-solving yang kompleks, pengambilan keputusan di bawah tekanan, dan manajemen risiko, di samping hard skillsteknis yang relevan. Perusahaan bersedia membayar mahal untuk talenta yang tidak hanya memiliki keahlian teknis tetapi juga mampu mengarahkan “kapal” bisnis di tengah dinamika pasar yang penuh tantangan.
Selain itu, profesi yang terkait dengan teknologi dan data, seperti VP Data Science, IT Specialist, Cyber Security Engineer, Data Scientist, dan Head of Engineering, muncul berulang kali dan menonjol dalam daftar pekerjaan bergaji tertinggi.4 Permintaan akan keterampilan digital dan analitis yang canggih di pasar kerja Indonesia saat ini jauh melebihi pasokan talenta yang tersedia. Transformasi digital yang masif dan sedang berlangsung di berbagai industri 2 menjadikan keterampilan ini sangat berharga.
Perusahaan berlomba-lomba untuk membangun tim data science dan analitik yang kuat 4, serta untuk melindungi aset digital mereka dari ancaman siber yang terus meningkat.9Kelangkaan talenta dengan keahlian spesifik di bidang ini secara langsung mendorong kenaikan gaji yang signifikan untuk peran-peran tersebut. Fenomena ini bukan hanya tren sesaat, melainkan merupakan fondasi yang akan membentuk masa depan pasar kerja.
Individu yang proaktif berinvestasi dalam upskillingdi bidang teknologi informasi, data science, dan kecerdasan buatan akan memiliki prospek karir yang sangat cerah dan daya tawar gaji yang tinggi di tahun-tahun mendatang. Hal ini juga memberikan sinyal kuat bagi institusi pendidikan dan program pelatihan untuk terus beradaptasi dan menyediakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar ini.
Berikut adalah tabel ringkasan pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia:
Tabel 1: Daftar Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia (2025)Nama Profesi Rentang Gaji Bulanan (IDR) Industri Utama/Keterangan Sumber Data CEO/Managing Director Rp 100 juta – Rp 250 juta (hingga Rp 3 miliar+ dengan bonus di multinasional) Lintas Industri (Properti & Konstruksi, Konsumen & Ritel, Bisnis & Layanan Keuangan, Industri & Manufaktur, Digital & Teknologi) 4 Head Manager Konstruksi Rp 250 juta – Rp 350 juta Konstruksi 9 Direktur Pertambangan Rp 230 juta Pertambangan 6 Direktur Risiko (Risk Director) Rp 180 juta Jasa Keuangan, Lintas Industri 4 CIO (Chief Investment Officer) Rp 180 juta Properti & Konstruksi 6 Country Sales Manager Rp 175 juta Lintas Industri 4 VP Government Relations Rp 85 juta – Rp 170 juta Jasa Keuangan, Energi & SDA, Lintas Industri 4 VP Data Science Rp 150 juta Teknologi Informasi, Lintas Industri 4 Kepala Strategi Perusahaan Rp 150 juta Bisnis & Layanan Keuangan, Lintas Industri 4 Project Director Rp 130 juta – Rp 150 juta Rekayasa, Lintas Industri 4 Direktur Teknis Rp 130 juta Manufaktur, Teknologi 4 Head of Engineering Rp 120 juta – Rp 150 juta Digital & Teknologi 6 Dokter Onkologi Rp 120 juta – Rp 180 juta Kesehatan 10 Direktur Pemasaran Rp 90 juta – Rp 130 juta Konsumen & Ritel, Industri & Manufaktur, Lintas Industri 4 Head of Legal Rp 57 juta – Rp 110 juta Lintas Industri 4 Pengacara Korporasi Rp 50 juta – Rp 100 juta Hukum Korporat 9 Pilot Rp 20 juta – Rp 100 juta Penerbangan 8 Ahli Keamanan Siber (Cyber Security Engineer) Rp 40 juta – Rp 150 juta Teknologi Informasi, Lintas Industri 9 Dokter Spesialis Rp 23 juta – Rp 80 juta Kesehatan 8 Data Scientist Rp 30 juta – Rp 70 juta Teknologi Informasi, Lintas Industri 9 Manajer Keuangan Rp 70 juta Lintas Industri 9 Dokter Bedah Rp 20 juta – Rp 45 juta Kesehatan 8 IT Specialist Rp 16 juta – Rp 20 juta Teknologi Informasi 8 Content Manager (berpengalaman >5 tahun) Hingga Rp 20 juta Digital Marketing, Media 8
Sektor Industri Paling Menjanjikan: Dimana Uang Berputar?
Analisis sektor industri memberikan gambaran makro tentang area ekonomi di mana perputaran uang dan potensi pendapatan rata-rata cenderung lebih tinggi. Meskipun ada profesi individual yang bergaji ratusan juta, rata-rata upah di sektor tersebut mungkin jauh lebih rendah. Ini memberikan gambaran yang lebih realistis dan seimbang tentang pasar kerja di Indonesia.
Ada perbedaan signifikan antara rata-rata upah yang diterima oleh sebagian besar pekerja di suatu sektor dan gaji yang diterima oleh individu di posisi puncak atau spesialisasi tertentu dalam sektor yang sama. Ini menunjukkan bahwa “gaji tinggi” di Indonesia sangat terkonsentrasi pada level manajerial senior atau spesialisasi yang sangat canggih, langka, dan kritis, bahkan di sektor yang rata-rata upahnya tergolong tinggi. Mayoritas pekerja di sektor-sektor tersebut masih menerima upah yang relatif standar atau bahkan mendekati Upah Minimum Provinsi (UMP).
Hal ini menekankan bahwa bukan hanya memilih sektor yang tepat, tetapi juga mencapai posisi kepemimpinan atau spesialisasi tingkat tinggi di dalamnya, adalah kunci utama untuk meraih gaji fantastis yang seringkali menjadi sorotan.
Perusahaan di sektor-sektor ini cenderung memiliki struktur kompensasi yang sangat piramidal, di mana nilai yang dihasilkan oleh individu di puncak hierarki dianggap jauh lebih tinggi dan diberikan kompensasi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kontribusi individu di level operasional. Ini juga bisa menjadi indikator adanya “skill premium” yang sangat besar untuk peran-peran strategis dan keahlian khusus yang langka di pasar.
Berikut adalah sektor-sektor industri dengan rata-rata gaji tertinggi di Indonesia:
1. Sektor Pertambangan: Risiko Tinggi, Imbalan Tinggi
2. Keuangan & Asuransi: Pusat Perputaran Modal
Sektor keuangan dan asuransi menempati posisi kedua atau ketiga dalam daftar rata-rata upah pekerja tertinggi.5 Profesi spesifik seperti Investment Bankers dan Senior Risk Managers di sektor ini memiliki rentang gaji yang sangat tinggi.7 Rata-rata upah pekerja di sektor ini berkisar antara Rp 4,88 juta hingga Rp 5,08 juta per bulan.5 Sektor ini dicirikan oleh perputaran modal yang besar, kompleksitas regulasi yang ketat, dan kebutuhan akan manajemen risiko yang sangat kuat. Posisi seperti Senior Vice President di sektor perbankan investasi juga sangat dihargai karena peran krusial mereka dalam mengelola portofolio klien dan strategi promosi.6
3. Informasi & Komunikasi (Teknologi & AI): Inovasi dan Pertumbuhan
Sektor informasi dan komunikasi menunjukkan rata-rata upah yang tinggi 5 dan merupakan rumah bagi banyak profesi bergaji tertinggi seperti AI/Machine Learning Engineers, Senior Data Scientists, Software Engineers, dan Cybersecurity Specialists.7 Rata-rata upah pekerja di sektor ini adalah Rp 4,98 juta per bulan.5 Kompensasi tinggi di sektor ini didorong oleh pertumbuhan pesat ekonomi digital, kebutuhan mendesak akan transformasi digital di berbagai perusahaan, dan kelangkaan talenta dengan keterampilan teknologi canggih.2 Meskipun ada proyeksi kenaikan gaji yang sedikit lebih rendah di industri high-tech pada tahun 2025 (5,9%) dibandingkan tahun 2024 (6,0%), hal ini mungkin mencerminkan kehati-hatian perusahaan dalam meningkatkan biaya tetap setelah periode pertumbuhan pesat, demi memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.16
4. Penyediaan Listrik & Gas: Infrastruktur Vital
Sektor penyediaan listrik dan gas juga masuk dalam daftar sektor dengan rata-rata upah tertinggi di Indonesia.5 Rata-rata upah pekerja di sektor ini berkisar antara Rp 4,83 juta hingga Rp 5,04 juta per bulan.5Sektor ini merupakan industri strategis yang vital bagi infrastruktur dan operasional negara. Ini membutuhkan keahlian teknis khusus, manajemen operasional yang kompleks, dan seringkali melibatkan investasi modal yang besar.
5. Real Estate dan Jasa Profesional & Perusahaan
- Real Estate: Rata-rata upah pekerja di sektor ini tercatat Rp 4,30 juta per bulan.5 Sektor ini memiliki dinamika unik yang dipengaruhi oleh investasi dan perkembangan properti.
- Jasa Profesional & Perusahaan: Rata-rata upah pekerja berkisar antara Rp 3,97 juta hingga Rp 4,14 juta per bulan.5 Sektor ini mencakup berbagai layanan konsultasi, hukum, akuntansi, dan profesional lainnya yang seringkali mendukung operasional industri-industri bergaji tinggi.
6. Sektor Kesehatan: Kebutuhan Esensial
Meskipun rata-rata upah pekerja di sektor kesehatan secara umum tidak setinggi sektor lain 5, profesi spesialis seperti Dokter Spesialis dan Dokter Bedah memiliki potensi gaji yang sangat tinggi.7 Kompensasi tinggi untuk spesialis di sektor kesehatan didasarkan pada tingkat pendidikan dan spesialisasi yang sangat tinggi, tanggung jawab yang besar terhadap nyawa manusia, serta permintaan layanan kesehatan yang konstan dan esensial.
Berikut adalah tabel ringkasan sektor industri dengan rata-rata gaji tertinggi di Indonesia:
Tabel 2: Sektor Industri dengan Rata-rata Gaji Tertinggi di Indonesia (2024-2025)Sektor Industri Rata-rata Upah Pekerja (Gabungan Pria & Wanita) (IDR) Sumber Data Pertambangan Rp 5,09 juta – Rp 5,23 juta 5 Keuangan dan Asuransi Rp 4,88 juta – Rp 5,08 juta 5 Informasi dan Komunikasi Rp 4,98 juta 5 Penyediaan Listrik dan Gas Rp 4,83 juta – Rp 5,04 juta 5 Real Estate Rp 4,30 juta 5 Aktivitas Profesional dan Perusahaan Rp 3,97 juta – Rp 4,14 juta 5 Pengangkutan Rp 3,98 juta 5 Aktivitas Kesehatan Rp 3,80 juta 5 Administrasi Pemerintahan Rp 3,76 juta – Rp 4,16 juta 5 Konstruksi Rp 3,29 juta 5
Catatan: Data rata-rata upah pekerja per sektor ini mencerminkan kondisi umum di industri tersebut, bukan gaji untuk posisi eksekutif atau spesialis tingkat atas.
Faktor Penentu Gaji Tinggi: Lebih dari Sekadar Jabatan
Besaran gaji seorang profesional di Indonesia tidak ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil dari kombinasi dan interaksi kompleks dari banyak elemen. Faktor-faktor ini tidak bekerja secara independen, melainkan saling memengaruhi dan bersinergi dalam menciptakan “ekosistem kompensasi” yang unik untuk setiap individu.
1. Pengalaman dan Kualifikasi Pendidikan
Secara umum, pekerja dengan pengalaman yang lebih banyak cenderung mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Hal ini karena mereka dianggap memiliki keahlian yang sudah teruji dan pemahaman mendalam tentang bidangnya.4 Sebagai contoh, seorang Direktur Pemasaran mungkin membutuhkan minimal 10 tahun pengalaman untuk mencapai posisi tersebut.6
Demikian pula, seorang Dokter Spesialis harus menempuh perjalanan pendidikan yang sangat panjang dan pengalaman klinis yang ekstensif.8 Tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau kepemilikan sertifikasi khusus (misalnya, sertifikasi profesi di bidang asuransi seperti yang disebutkan untuk Sales Executive 17) umumnya mengarah pada gaji yang lebih tinggi, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan teknis atau spesialisasi tingkat tinggi.9
2. Skala dan Kebijakan Perusahaan (Perusahaan Unicorn, Multinasional)
Perusahaan besar atau multinasional biasanya memiliki kapasitas finansial yang lebih besar dan mampu menawarkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan usaha kecil atau menengah.9 Gaji untuk posisi C-level dapat mencapai angka fantastis, terutama jika individu tersebut bekerja di perusahaan yang minimal sudah mencapai level unicorn (perusahaan rintisan dengan valuasi di atas 1 miliar USD).6
Perusahaan raksasa, seperti bank BUMN dan perusahaan multinasional, bahkan bisa menggaji CEO mereka hingga miliaran rupiah per bulan, termasuk bonus dan tunjangan.10
3. Lokasi Geografis dan Dampaknya (Fokus Jakarta)
Lokasi geografis tempat perusahaan beroperasi memiliki pengaruh signifikan terhadap besaran gaji yang ditawarkan.9 Jakarta, sebagai pusat bisnis dan ekonomi Indonesia, secara konsisten menawarkan gaji tertinggi di berbagai industri, terutama di sektor keuangan, teknologi, dan hukum.7
Rata-rata gaji di Jakarta biasanya 20-40% lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.7 Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta pada tahun 2025 adalah yang tertinggi di Indonesia (Rp 5.396.761), jauh di atas rata-rata UMP nasional 12, yang secara tidak langsung memengaruhi standar gaji di ibu kota.
Berikut adalah tabel perbandingan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Indonesia untuk tahun 2025:
Tabel 3: Perbandingan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Indonesia 2025Provinsi Upah Minimum (IDR) Perkiraan USD* Keterangan Sumber Data DKI Jakarta 5.396.761 346.27 Tertinggi Nasional 12 Papua 4.285.850 275.01 Tertinggi di Pulau Papua 12 Papua Tengah 4.285.848 275.01 12 Papua Selatan 4.285.850 275.01 12 Papua Pegunungan 4.285.850 275.01 12 Bangka Belitung 3.876.600 248.88 Tertinggi di Pulau Sumatra 12 Sulawesi Utara 3.775.425 241.90 Tertinggi di Pulau Sulawesi 12 Aceh 3.685.616 236.41 12 Sumatera Selatan 3.681.571 236.14 12 Sulawesi Selatan 3.657.527 234.58 12 Kepulauan Riau 3.623.654 232.49 12 Papua Barat 3.615.000 231.81 12 Papua Barat Daya 3.614.000 231.74 12 Kalimantan Utara 3.580.160 229.79 Tertinggi di Pulau Kalimantan 12 Kalimantan Timur 3.579.314 229.73 12 Riau 3.508.776 225.18 12 Kalimantan Selatan 3.496.195 224.40 12 Kalimantan Tengah 3.473.621 222.96 12 Maluku Utara 3.408.000 218.57 Tertinggi di Pulau Maluku 12 Jambi 3.234.535 207.43 12 Gorontalo 3.221.731 206.62 12 Maluku 3.141.700 201.62 12 Sulawesi Barat 3.104.430 199.26 12 Sulawesi Tenggara 3.073.552 197.32 12 Bali 2.996.561 192.20 Tertinggi di Bali-Nusa Tenggara 12 Sumatera Barat 2.994.193 192.07 12 Sumatera Utara 2.992.559 191.96 12 Banten 2.905.120 186.33 12 Lampung 2.893.070 185.55 12 Kalimantan Barat 2.878.286 184.59 12 Bengkulu 2.670.039 171.27 12 Nusa Tenggara Barat 2.602.931 167.00 12 Jawa Timur 2.305.985 147.82 12 Nusa Tenggara Timur 2.328.970 149.31 12 DI Yogyakarta 2.264.081 145.16 12 Jawa Barat 2.191.232 140.55 12 Jawa Tengah 2.169.349 139.29 Terendah Nasional 12
- Nilai USD berdasarkan kurs IDR 15,000 = USD 1 18
4. Kebutuhan dan Permintaan Pasar (Keterampilan Langka)
Pekerjaan yang sangat diminati di pasar tetapi memiliki sedikit tenaga ahli atau profesional yang berkualifikasi biasanya menawarkan gaji yang lebih tinggi.9 Contoh paling jelas adalah profesi di bidang kecerdasan buatan (AI) atau data science yang saat ini sangat dicari.9 Permintaan yang tinggi untuk software engineer dan data analyst bahkan berlaku untuk fresh graduate, menunjukkan kelangkaan talenta di bidang ini.10
5. Keterampilan Tambahan (Hard Skills & Soft Skills)
- Hard Skills: Kemampuan teknis spesifik seperti penguasaan perangkat lunak tertentu, keahlian dalam analisis data, atau kemampuan dalam bahasa pemrograman dapat menjadi nilai tambah yang signifikan dan secara langsung meningkatkan potensi gaji.9
- Soft Skills: Kemampuan non-teknis seperti penguasaan bahasa asing, keterampilan kepemimpinan, komunikasi yang efektif, berpikir kritis, kecerdasan emosional, manajemen waktu, dan terutama kemampuan negosiasi, sangat krusial untuk kemajuan karir dan peningkatan gaji.9 Misalnya, kemampuan negosiasi sangat penting bagi seorang Direktur Pengadaan untuk mendapatkan harga terbaik.6
Seseorang dengan pendidikan tinggi dan pengalaman panjang di industri yang sangat diminati (seperti teknologi atau pertambangan), yang bekerja di pusat ekonomi (seperti Jakarta) dan di perusahaan multinasional, akan melihat gaji mereka meningkat secara eksponensial karena sinergi dari semua faktor tersebut.
Dalam konteks ini, soft skills seperti negosiasi 9 dan kepemimpinan 19 menjadi “kunci” yang memungkinkan individu untuk secara efektif “membuka” dan memaksimalkan potensi gaji tertinggi yang ditawarkan oleh kombinasi faktor-faktor lainnya. Sinergi inilah yang menciptakan nilai pasar yang sangat tinggi bagi individu.
Bagi individu yang bercita-cita meraih gaji tertinggi, strategi karir mereka harus bersifat holistik dan terintegrasi, tidak hanya fokus pada satu aspek saja. Ini berarti tidak hanya mengejar pendidikan formal yang relevan, tetapi juga secara proaktif mencari pengalaman yang relevan, memilih industri yang memiliki prospek cerah, mempertimbangkan lokasi geografis yang strategis, dan terus-menerus mengasah baik hard skills maupun soft skillsmereka. Pendekatan komprehensif ini akan memaksimalkan daya tawar dan peluang karir.
Tren Pasar Kerja 2025 dan Skill Masa Depan yang Paling Dicari
Dunia kerja di Indonesia pada tahun 2025 dan seterusnya akan semakin didorong oleh kemajuan teknologi digital yang pesat.2 Revolusi Industri 4.0 dan 5.0 menghadirkan era kolaborasi manusia-mesin, dengan kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu contoh utama yang mengubah cara kerja dan produksi.1
Pergeseran ini membawa tantangan signifikan seperti potensi perpindahan pekerjaan massal (job displacement) dan munculnya kelangkaan keterampilan (skill scarcity) di bidang-bidang baru.1
1. Pekerjaan yang Diproyeksikan Tumbuh Pesat
- AI/Machine Learning Specialist: Diproyeksikan mengalami pertumbuhan sebesar 52%. Pertumbuhan ini didorong oleh semakin luasnya penerapan Artificial Intelligence di berbagai industri, terutama di sektor teknologi, fintech, serta e-commerce di Indonesia.14
- Big Data Specialist: Diproyeksikan tumbuh 26%. Pekerjaan yang berfokus pada analisis big data akan terus berkembang seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih akurat dan berbasis data.14
- Business Development Professional: Diproyeksikan tumbuh 15%. Dengan semakin banyaknya perusahaan besar yang mengadopsi teknologi, permintaan untuk posisi ini, terutama yang memiliki pemahaman mendalam tentang teknologi, akan meningkat.14
- Managing Director dan Chief Executive: Diproyeksikan tumbuh 7%. Peran eksekutif ini akan semakin penting dalam mengarahkan strategi perusahaan menuju transformasi digital dan keberlanjutan bisnis di tengah perubahan pasar.14
2. Pekerjaan yang Diproyeksikan Menurun
- Pekerja Perakitan dan Buruh Pabrik: Diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 9% karena semakin berkembangnya otomatisasi dan penggunaan teknologi robotik di lini produksi.14
- Manual Data Entry: Diproyeksikan mengalami penurunan signifikan sebesar 29%. Pekerjaan input data manual akan semakin tergantikan oleh perangkat lunak otomatisasi yang dapat mengolah data dengan lebih efisien dan akurat.14
3. Pergeseran ke Pekerjaan Jarak Jauh (Remote Work) dan Teknologi Kolaborasi
Pada tahun 2025, semakin banyak perusahaan yang mengadopsi model kerja fleksibel yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari mana saja.2 Teknologi kolaborasi seperti platform cloud dan alat manajemen proyek akan menjadi kunci utama dalam mendukung produktivitas tim yang bekerja secara remote.2 Integrasi teknologi berbasis cloud dan AI akan menciptakan pengalaman kolaborasi yang lebih efisien dan menyeluruh, tanpa batasan geografis.2
4. Keterampilan Digital Esensial (Hard Skills)
- Data Science dan Data Analytics: Kemampuan untuk mengolah dan menganalisis data besar menjadi salah satu aset terbesar di era informasi digital. Profesi seperti analis data, data scientist, dan business intelligence sangat dicari karena peran mereka dalam membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data.15
- Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning: Pemahaman dasar tentang AI dan kemampuannya untuk diterapkan dalam operasional bisnis menjadi nilai tambah yang signifikan di berbagai bidang, termasuk pemasaran, logistik, dan pelayanan pelanggan.15
- Software Development: Kemampuan membangun aplikasi atau sistem digital menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi perusahaan yang sedang melakukan transformasi digital. Keterampilan seperti coding, UX/UI design, dan pengembangan aplikasi mobile sangat diminati.15
- Keamanan Siber (Cybersecurity): Dengan semakin meningkatnya ancaman siber, perusahaan membutuhkan talenta yang mampu menjaga sistem dan data dari serangan digital. Bahkan di sektor-sektor yang sebelumnya belum terlalu digital, keamanan data kini menjadi prioritas utama.15
- Cloud Computing: Menguasai platform seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, atau Google Cloud akan membuka banyak peluang kerja, terutama bagi individu yang tertarik bekerja di perusahaan teknologi atau startup digital.15
5. Keterampilan Non-Teknis (Soft Skills) yang Tak Kalah Penting
Selain hard skills, soft skills juga memiliki peran krusial dalam menunjang karir dan potensi gaji tinggi di masa depan.15
- Kemampuan Komunikasi: Baik komunikasi lisan maupun tulisan, keterampilan ini sangat penting dalam menyampaikan ide, menjalin kerja sama, dan menyelesaikan konflik. Komunikasi yang baik akan membuat individu lebih dihargai di lingkungan kerja.15
- Public Speaking dan Presentasi: Memiliki ide cemerlang saja tidak cukup jika tidak mampu menyampaikannya dengan meyakinkan. Keterampilan presentasi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka peluang lebih luas dalam karir.15
- Berpikir Kritis dan Problem Solving: Perusahaan sangat menghargai individu yang mampu menganalisis situasi secara objektif dan menemukan solusi yang efektif. Di tengah ketidakpastian dan tantangan baru, keterampilan ini menjadi sangat esensial.15
- Manajemen Waktu: Kemampuan mengatur prioritas, mengelola tenggat waktu, dan menyelesaikan pekerjaan secara efisien merupakan kualitas yang sangat dibutuhkan, terutama dalam sistem kerja hybrid atau remote.15
- Kecerdasan Emosional (EQ): Mampu memahami dan mengelola emosi diri sendiri serta orang lain akan membuat individu lebih mudah beradaptasi dalam tim dan membangun hubungan kerja yang sehat.15
- Learning Agility: Kemampuan untuk belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan perubahan adalah keterampilan yang sangat dicari.20
Pentingnya adaptasi keterampilan (reskilling & upskilling) tidak bisa diremehkan. Dengan menguasai keterampilan baru, pekerja dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan dan mempertahankan posisinya di perusahaan.14 Perusahaan juga perlu berinvestasi dalam roadmap digitalisasi, pemetaan talenta, dan kolaborasi strategis untuk melatih kembali tenaga kerja mereka. Fokus pada keberlanjutan dan inovasi teknologi menjadi landasan daya saing di masa depan.14
Kesimpulan dan Rekomendasi
Analisis mendalam mengenai pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia menunjukkan sebuah lanskap pasar kerja yang dinamis, didorong oleh transformasi digital dan kebutuhan akan talenta strategis. Gaji fantastis sebagian besar terkonsentrasi pada posisi manajerial tingkat atas (C-Suite, Direktur, VP) dan spesialisasi teknis yang langka, terutama di sektor teknologi, data, pertambangan, dan keuangan. Hal ini mencerminkan tingginya nilai yang diberikan perusahaan terhadap peran yang memiliki tanggung jawab besar, kemampuan pengambilan keputusan strategis, dan dampak langsung terhadap kinerja bisnis.
Kesenjangan gaji yang mencolok antara posisi puncak dan rata-rata upah pekerja menunjukkan adanya skill premium yang signifikan untuk keahlian khusus dan kepemimpinan. Faktor-faktor seperti pengalaman, kualifikasi pendidikan, skala perusahaan (terutama unicorn dan multinasional), lokasi geografis (dengan Jakarta sebagai pusatnya), serta permintaan pasar akan keterampilan langka, secara sinergis menentukan potensi pendapatan seseorang.
Melihat tren pasar kerja 2025 dan seterusnya, otomatisasi dan kecerdasan buatan akan terus mengubah lanskap pekerjaan. Profesi terkait AI/Machine Learning, Big Data, dan pengembangan bisnis yang memahami teknologi diproyeksikan tumbuh pesat, sementara pekerjaan manual cenderung menurun. Pergeseran menuju kerja jarak jauh dan teknologi kolaborasi juga akan semakin dominan.
Bagi individu yang bercita-cita meraih karir dengan gaji tertinggi di Indonesia, beberapa rekomendasi strategis dapat dipertimbangkan:
- Prioritaskan Pengembangan Keterampilan Digital dan Analitis: Investasikan waktu dan sumber daya untuk menguasai hard skills di bidang Data Science, Artificial Intelligence, Machine Learning, Software Development, Cybersecurity, dan Cloud Computing. Keterampilan ini akan menjadi fondasi karir yang sangat menjanjikan di masa depan.
- Asah Kemampuan Kepemimpinan dan Manajerial: Untuk mencapai posisi C-level atau direktur, kemampuan strategis, pengambilan keputusan yang kompleks, manajemen risiko, dan kepemimpinan visioner adalah kunci. Ikuti pelatihan kepemimpinan dan cari pengalaman yang memungkinkan pengembangan soft skills ini.
- Perkuat Soft Skills Esensial: Keterampilan seperti komunikasi efektif, berpikir kritis, problem-solving, manajemen waktu, kecerdasan emosional, dan learning agility akan sangat mendukung kemajuan karir, bahkan di posisi teknis sekalipun. Keterampilan ini memungkinkan individu untuk beradaptasi dengan cepat dan berkolaborasi secara efektif.
- Pilih Industri dengan Prospek Cerah: Pertimbangkan untuk berkarir di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat dan menawarkan kompensasi tinggi, seperti teknologi, keuangan, pertambangan, atau manufaktur yang mengadopsi teknologi canggih.
- Pertimbangkan Lokasi Strategis: Bekerja di pusat ekonomi seperti Jakarta dapat membuka peluang gaji yang lebih tinggi karena konsentrasi perusahaan besar dan multinasional.
- Fokus pada Pengalaman dan Spesialisasi: Gaji tinggi adalah hasil dari akumulasi pengalaman dan spesialisasi yang mendalam di bidang tertentu. Terus belajar dan mencari tantangan baru untuk meningkatkan nilai pasar diri.
Dengan pendekatan yang holistik dan proaktif dalam pengembangan diri, individu dapat memaksimalkan potensi karir mereka dan meraih kompensasi yang sepadan dengan nilai yang mereka bawa ke pasar kerja Indonesia yang terus berevolusi. (fine/fine)
Karya yang dikutip
- analisis pasar kerja dalam negeri tahun 2023 – satu data ketenagakerjaan, diakses Juni 11, 2025, https://satudata.kemnaker.go.id/satudata-public/2023/12/files/publikasi/1704030830046_2023%2520-%2520Analisis%2520Pasar%2520Kerja%2520Dalam%2520Negeri%2520Tahun%25202023.pdf
- Masa Depan Dunia Kerja Di Indonesia: Tren Yang Harus Diikuti Di Tahun 2025 – Beeza, diakses Juni 11, 2025, https://www.beeza.id/2025/01/masa-depan-dunia-kerja-di-indonesia-tren-yang-harus-diikuti-di-tahun-2025/
- Outlook Lapangan Pekerjaan Indonesia – World Bank, diakses Juni 11, 2025, https://pubdocs.worldbank.org/en/992811621616645390/Occupational-Employment-Outlook-TR-Bahasa.pdf
- 10 Pekerjaan Gaji Tertinggi di RI 2025, Bisa Terima Ratusan Juta – CNBC Indonesia, diakses Juni 11, 2025, https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250524085440-33-635860/10-pekerjaan-gaji-tertinggi-di-ri-2025-bisa-terima-ratusan-juta
- BPS Catat 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia, Bidang Apa Saja? – Tempo.co, diakses Juni 11, 2025, https://www.tempo.co/ekonomi/bps-catat-10-pekerjaan-dengan-gaji-tertinggi-di-indonesia-bidang-apa-saja–1164804
- 17 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia | Dealls, diakses Juni 11, 2025, https://dealls.com/pengembangan-karir/pekerjaan-dengan-gaji-tinggi-di-indonesia
- Average Salary in Indonesia 2025 – Empleyo, diakses Juni 11, 2025, https://empleyo.net/average-salary-in-indonesia/
- Ini Daftar 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia, diakses Juni 11, 2025, https://sahabat.pegadaian.co.id/artikel/inspirasi/pekerjaan-dengan-gaji-tertinggi
- 10 Pekerjaan Gaji Terbanyak di Indonesia, Ada yang Mencapai Miliaran Rupiah – Karier.mu, diakses Juni 11, 2025, https://www.karier.mu/blog/umum/10-gaji-terbanyak-di-indonesia-ada-yang-mencapai-miliaran/
- 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia 2025 – HRnesia, diakses Juni 11, 2025, https://hrnesia.com/karier/pekerjaan-dengan-gaji-tertinggi-di-indonesia/
- 10 Sektor dengan Gaji Buruh Paling Menjanjikan 2025 – GoodStats Data, diakses Juni 11, 2025, https://data.goodstats.id/statistic/10-sektor-dengan-gaji-buruh-paling-menjanjikan-2025-vuSrm
- Sekitar 53% Karyawan Indonesia Terima Gaji di Bawah UMP Awal 2025 – Databoks, diakses Juni 11, 2025, https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2025/06/11/sekitar-53-karyawan-indonesia-terima-gaji-di-bawah-ump-awal-2025
- 10 Profesi dengan Gaji Tertinggi di Indonesia 2024 – Glints, diakses Juni 11, 2025, https://glints.com/id/lowongan/pekerjaan-dengan-gaji-tertinggi/
- Kondisi Job Market 2025-2030 Menurut Riset World Economic Forum – Talentics, diakses Juni 11, 2025, https://www.talentics.id/resources/blog/kondisi-job-market-2025-2030-menurut-riset-world-economic-forum/
- Saatnya Upgrade Diri, Skill Ini Bisa Bikin Kariermu Melejit di Tahun 2025 – Fimela, diakses Juni 11, 2025, https://www.fimela.com/lifestyle/read/6005000/saatnya-upgrade-diri-skill-ini-bisa-bikin-kariermu-melejit-di-tahun-2025
- Rata-Rata Gaji di Indonesia akan Meningkat 6,3 pada 2025 – Media Indonesia, diakses Juni 11, 2025, https://mediaindonesia.com/ekonomi/725932/rata-rata-gaji-di-indonesia-akan-meningkat-63-pada-2025
- Profesi/Karir Sales Executive – Tugas, Gaji dan Jenjang Karir – Quipper Campus, diakses Juni 11, 2025, https://campus.quipper.com/careers/sales-executive
- Minimum Wage in Indonesia in 2025 and Its Recent Trends, diakses Juni 11, 2025, https://tricruise.id/column/indonesias-minimum-wage-and-trends/
- Soft Skill Adalah: 100+ Contoh dan Cara Meningkatkannya – Cake, diakses Juni 11, 2025, https://www.cake.me/resources/soft-skill-adalah?locale=id
- 5 Skill yang Paling Dicari Perusahaan Pada 2025, Wajib Punya! – CNBC Indonesia, diakses Juni 11, 2025, https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20241219170620-33-597402/5-skill-yang-paling-dicari-perusahaan-pada-2025-wajib-punya





